Review Mesin Suzuki Ertiga GLX

suzuki ertiga review mesinMobil Suzuki Ertiga varian GLX dilengkapi dengan mesin K14B berkapasitas 1.4 liter yang terbuat dari Jepang yang hampir mirip dengan mesin bawaan Suzuki Swift. Mesin yang dipakai oleh Suzuki Ertiga ini bisa menghasilkan tenaga 95 PS pada 6000 rpm dan mempunyai torsi 130 Nm. Tenaga mesin tersebut disalurkan melalui transisi 4-kecepatan otomatis. Harga Suzuki Ertiga pun tergolong murah di kelasnya.

Mesin Suzuki Ertiga GLX

Mesin Suzuki Ertiga GLX ini menghasilkan tenaga yang sangat layak dan tidak bergetar meskipun mobil ini mempunyai tinggi yang di atas rata rata untuk ukuran MPV. Hal ini karena Suzuki Ertiga varian ini menggabungkan pedal akselerasi otomatis yang sensitif dan serasi. Seseorang bisa saja berkata bahwa sistem transmisi 4 kecepatan sudahlah tertinggal, namun jangan salah karena walaupun memakai transmisi 4-kecepatan otomatis, Ertiga masih bisa melaju dengan cepat jika dibandingkan dengan MPV yang mempunyai kapasitas mesin lebih besar ataupun sedan karena Ertiga masih tergolong sangat ringan sehingga memungkinkan akselerasi yang cepat.

Dengan platform dan DNA yang hampir sama dengan Suzuki Swift, bermanuver dengan Suzuki Ertiga melewati jalanan kota ataupun pegunungan sangatlah enteng. Sistem suspensi Suzuki Ertiga ini juga sangat lah lembut sehingga guncangan ketika melewati jalan yang tidak rata tidak akan terlalu terasa.

Meskipun mempunyai body lebih besar daripada Suzuki Swift dan menggunakan mesin yang sama seperti yang dipakai oleh Suzuki Swift, Ertiga mampu untuk menghemat bahan bakar. Di jalan yang sangat berat, MPV ini mampu mencapai jarak 8.0 – 8.5 km/ liter bahan bakar. Sedangkan di jalan yang normal mampu menempuh rata-rata 11 km/ liter bahan bakar. Dan di jalan tol bisa mencapai jarak 18km/ liter bahan bakar ketika sudah mencapai kecepatan di atas 80km/jam.

Kiprah Toyota menjadi sedan favorit

Pada tahun 1970, Crown datang dengan transmisi manual empat kecepatan. Pada saat itu hanya ada tiga kecepatan manual atau dua kecepatan otomatis (meskipun kebanyakan orang Amerika terbiasa dengan tiga kecepatan otomatis). Salah satu fitur yang tidak biasa adalah sabuk pengaman standar tiga titik, belum lagi tempat duduk ember. Crown mencatatkan penjualannya lebih baik daripada banyak mobil asing di segmen ini; sedan ini dijual seharga $ 2.635, sementara versi gerobak dijual seharga $ 2.785. (Torsi 127 lb-ft pada 3.600 rpm, bore dan stroke 2,95 x 3,35, 8,8: 1 kompresi, karburator dua laras tunggal. Mount Plymouth enam dimulai dengan 170 inci kubik, dan menghasilkan 115 hp dengan 155 lb-ft torsi 225 inci kubik enam mengeluarkan 145 hp, 215 lb-ft.) Crown terkenal karena perilaku jalannya, kelancaran, dan interior yang tenang.

Tak lama kemudian, Toyota membawa AS ke 2000GT yang terkenal tapi langka, yang menyerupai mobil sport Inggris dengan kap besar dan hampir tidak ada kabin atau bagasi. Mobil tersebut telah menorehkan 16 rekor kecepatan dan daya tahan dunia pada tahun 1966, dengan mesin enam silinder dual overhead (150 hp, 121 cid) dan transmisi manual lima kecepatan. Serta model convertible yang sengaja dibuat khusus untuk ditampilkan di You. GT 2000 bisa menempuh kecepatan 0-60 lebih dengan waktu10 detik, didisain untuk menikung, seperempat mil ditempuh hanya dalam waktu yang cukup layak yakni 15,9 detik (hampir sama dengan Neon 1995). Tidak cukup mobil otot, tapi mungkin bisa ditangani lebih baik daripada yang ditawarkan Detroit terbaik. Toyota juga memiliki berbagai truk untuk dijual di akhir 1960-an.

Corolla, untuk menjadi mobil kecil favorit Amerika, pertama kali diimpor pada tahun 1969, dua tahun setelah produksi Jepang pertamanya, diikuti oleh pickup kecil yang mendapatkan reputasi keandalan dan daya tahan yang kuat. Toyota pertama kali dibangun di Amerika Serikat, dimulai pada tahun 1985, di fasilitas New United Motor Manufacturing di Fremont, California perusahaan patungan dengan General Motors. Perkembangan Toyota Jakarta di Indonesia pun tidak kalah maju pesat juga dengan luar negeri.